Penyebab Penyakit Asam Urat

gambar jeroan menyebabkan asam urat
Penyebab asam urat berdasarkan keterangan literatur, faktor resiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan,  kegemukan, dan suku bangsa. Di Indonesia penderita asam urat dengan prevalensi tinggi adalah masyarakat di sekitar pantai, dan yang paling tinggi daerah Sulawesi yakni Manado-Minahasa, tingginya prevalensi penyakit asam urat disebabkan oleh pola makan, yaitu banyaknya konsumsi ikan yang mengandung purin dan minum minuman yang mengandung alkohol(suryo-wibowo.blogspot.com). Namun pada artikel ini akan diuraikan penyebab asam urat secara umum.

Berikut beberapa penyebab penyakit asam urat secara umum:
1. Metabolisme Tubuh yang Abnormal
Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin. Secara normal asam urat akan dikeluarkan bersama urine(air kencing) pada proses penyaringan darah di ginjal. Namun proses pengeluaran asam urat bisa tidak maksimal, dipengaruhi oleh kondisi ginjal, komponen, dan proses penyaringan darah. Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dan sisanya disebabkan karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan. Sangat dianjurkan minum air putih yang cukup untuk membantu kerja ginjal mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh.

2. Faktor Makanan
Selain dari hasil metabolisme alami tubuh kita, kadar asam urat dapat dipicu oleh asupan makanan yang kita konsumsi. Sumber makanan yang dapat memicu kadar asam urat adalah:
  • Jeroan, berbagai macam olahan jeroan usus, hati, ampela,jantung, limfa, dan babat memang sangat menggiurkan, seperti soto babat, semur hati, sate jeroan, gule,... sudah terbayang bagaimana lezatnya aneka hidangan dari jeroan yang sangat familiar dalam masyarakat Indonesia. Namun dibalik kenikmatan jeroan, terdapat ancaman penyakit yang mengganggu. Jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin yang bertugas mengolah purin, hal ini menyebabkan banyaknya sisa asam urat yang membentuk kristal yang mengumpul di sekitar sendi dan menyebabkan rasa sakit.
  • Seafood, makanan sajian dari laut yang lezat seperti ikan, sardin, remis, herring,  udang, cumi, dan kepiting juga mengandung zat purin yang tinggi
  • Alkohol, alkohol menyebabkan pembuangan asam urat melalui urin tertahan atau ikut berkurang, hal ini menyebabkan asam urat tetap bertahan di darah, sehingga memacu akumulasi asam urat dalam tubuh. 
  • Sumber makanan lain yang juga mengandung purin adalah kacang-kacangan kering dan beberapa jenis sayuran seperti; bayam, kembang kol, buncis, daun singkong, kangkung, daun pepaya, daun singkong, serta jamur
3. Berat Badan
Berat badan juga berpengaruh terhadap penyakit asam urat. Orang gemuk cenderung beresiko, orang gemuk biasanya purin yang disimpan lebih banyak daripada purin yang dikeluarkan. Hal ini tentu saja berbahaya, maka biasanya orang gemuk diminya diet untuk mengurangi resiko penyakit asam urat.

4. Faktor Genetik 
Orang yang memiliki riwayat keluarga dengan asam urat, memiliki resiko lebih besar untuk menderita asam urat juga. 

Dari paparan di atas dapat disimpulkan beberapa faktor penyebab asam urat, yakni: faktor metabolisme tubuh, pola makan, berat badan, dan juga faktor genetik. Denga mengetahui faktor-faktor tersebut diharapkan kita lebih menjaga diri sebelum asam urat menyerang persendian kita.